Use Your Phone
Sebelum memulai aktifitas seksual, foreplay atau permainan pembuka kerap dilakukan sebagai pemanasan sekaligus mempersiapkan diri. Padahal sensasi kenikmatan menggoda dapat diperoleh sebelum anda melakukan foreplay.
Pembicaraan yang cenderung ‘nakal’ dan menggoda melalui ajang telepon seks dapat menjadi salah satu elemen sebuah aktivitas seksual. Secara tidak langsung kata-kata yang keluar tulus dari hati akan mampu meningkatkan gairah anda dan pasangan.
Ajang telepon seks ini dapat menjadi alternatif yang paling bagus untuk membantu pasangan mencapai puncak gairahnya, sebelum melakukan foreplay. Sehingga pasangan sudah mempersiapkan diri bahkan sebelum bertemu dengan anda.
Goda dia dengan pengarahan gaya yang akan anda lakukan terhadapnya, tawarkan beberapa variasi gaya dan nyatakan betapa dahsyatnya kenikmatan yang mungkin ditawarkan posisi tersebut, bumbui percakapan dengan raungan dan desahan yang sedianya anda lakukan untuk memancing imaji lebih nyata.
Ceritakan beberapa cerita erotis yang menggoda. Sampaikan cerita tersebut di telepon dengan nada yang lambat pada tiap bagian sensual, misalnya berikan jeda, atau alihkan konsentrasinya saat anda yakin dia sedang menyimak serius. Buat pasangan anda sedikit penasaran, terutama dengan tidak menceritakan bagian akhirnya.
Rasa penasaran, imajinasi yang tertunda, serta hasrat untuk meniru cerita akan membangkitkan gairahnya. Maka ketika pasangan berada di pintu untuk masuk, sapalah dengan mesra, tetapi jangan biarkan masuk terlebih dahulu.
Bacakan kembali sedikit penggalan cerita yang sebelumnya anda baca, bangkitkan kembali ingatannya akan imajinasi dan hasratnya. Ketika ia sudah terdengar putus asa, bukakan pintu.
Pakailah lingerie atau pakaian transparan, pun tahan pasangan untuk tidak menyentuh anda. Goda terus gairah pasangan anda, biarkan rasa penasaran selalu mengerayangi pikirannya.
Setelah itu, tuntun ia menuju tempat anda akan bersetubuh dengan sebuah tarian, barulah beri ia kesempatan memimpin. Ingat, penting untuk tidak membiarkan pasangan anda menyentuh tubuh anda sebelum anda melakukan foreplay, karena imajinasi menstimulasi pikirannya untuk segera melakukan persetubuhan, jika demikian, maka anda tidak akan mendapatkan kesenangan.
Tetapi juga jangan permainkan ia terlalu lama, karena justru pasangan anda akan menjadi jemu, sebal, bahkan marah.
Catatan penting adalah, jangan anda lakukan jika pasangan anda sedang berkendara sendiri, karena akan mendorongnya memberikan konsentrasi lebih kepada anda, sementara memberikan kelengahan konsentrasi kepada jalan raya.
Pembicaraan yang cenderung ‘nakal’ dan menggoda melalui ajang telepon seks dapat menjadi salah satu elemen sebuah aktivitas seksual. Secara tidak langsung kata-kata yang keluar tulus dari hati akan mampu meningkatkan gairah anda dan pasangan.
Ajang telepon seks ini dapat menjadi alternatif yang paling bagus untuk membantu pasangan mencapai puncak gairahnya, sebelum melakukan foreplay. Sehingga pasangan sudah mempersiapkan diri bahkan sebelum bertemu dengan anda.
Goda dia dengan pengarahan gaya yang akan anda lakukan terhadapnya, tawarkan beberapa variasi gaya dan nyatakan betapa dahsyatnya kenikmatan yang mungkin ditawarkan posisi tersebut, bumbui percakapan dengan raungan dan desahan yang sedianya anda lakukan untuk memancing imaji lebih nyata.Ceritakan beberapa cerita erotis yang menggoda. Sampaikan cerita tersebut di telepon dengan nada yang lambat pada tiap bagian sensual, misalnya berikan jeda, atau alihkan konsentrasinya saat anda yakin dia sedang menyimak serius. Buat pasangan anda sedikit penasaran, terutama dengan tidak menceritakan bagian akhirnya.
Rasa penasaran, imajinasi yang tertunda, serta hasrat untuk meniru cerita akan membangkitkan gairahnya. Maka ketika pasangan berada di pintu untuk masuk, sapalah dengan mesra, tetapi jangan biarkan masuk terlebih dahulu.
Bacakan kembali sedikit penggalan cerita yang sebelumnya anda baca, bangkitkan kembali ingatannya akan imajinasi dan hasratnya. Ketika ia sudah terdengar putus asa, bukakan pintu.
Pakailah lingerie atau pakaian transparan, pun tahan pasangan untuk tidak menyentuh anda. Goda terus gairah pasangan anda, biarkan rasa penasaran selalu mengerayangi pikirannya.
Setelah itu, tuntun ia menuju tempat anda akan bersetubuh dengan sebuah tarian, barulah beri ia kesempatan memimpin. Ingat, penting untuk tidak membiarkan pasangan anda menyentuh tubuh anda sebelum anda melakukan foreplay, karena imajinasi menstimulasi pikirannya untuk segera melakukan persetubuhan, jika demikian, maka anda tidak akan mendapatkan kesenangan.
Tetapi juga jangan permainkan ia terlalu lama, karena justru pasangan anda akan menjadi jemu, sebal, bahkan marah.
Catatan penting adalah, jangan anda lakukan jika pasangan anda sedang berkendara sendiri, karena akan mendorongnya memberikan konsentrasi lebih kepada anda, sementara memberikan kelengahan konsentrasi kepada jalan raya.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda