Sabtu, 18 Juli 2009

Seks Masa Tua

Jangan terlalu mengkhawatirkan usia anda yang mulai merangkak naik. Proses penuaan memang tak bisa ditolak. Itu proses alamiah, Jadi terimalah dengan bijak. Yang perlu dijaga adalah pikiran positif anda.

Perlu diketahui, kehidupan seks perempuan bisa lebih kaya pengalaman jika perempuan tersebut berpikir bahwa ia sama menariknya bila dibandingkan dengan 10 tahun lalu. Sebaliknya, bila ia pikir pesonanya telah memudar, aspek kehidupan seksnya ikut surut.

Mungkin cara inilah yang mampu mendongkrak gairah saat berhubungan intim di usia tua. Perempuan yang merasakan percaya diri tinggi dengan tubuhnya maupun performanya, akan mungkin menjaga gairah seksnya tetap eksis.

Merasa tubuhnya begitu berharga bagi dirinya sendiri terlebih untuk pasangan. Kehidupan ranjang senantiasa akan aman andaikan kedua pasangan mampu meyakinkan dirinya masing-masing tetap bangga dengan yang ada di dirinya, tak perlu minder karena usia.

Tetaplah berpikir positif dengan pasangan anda masing-masing, jangan saling mengecilkan apalagi sampai menimbulkan sakit hati jika salah mengucap kata. Walaupun usia lanjut, anda tetap dapat merasakan hubungan seks luar biasa seperti pertama kali anda melakukan dengannya. Bagaimana anda dan pasangan pintar menggali kenangan tersebut.

Seks Menopause

Masa menopause adalah masa menurunnya berbagai hormon pada usia lanjut. Akibatnya pasangan yang mengalami menopause mengalami berbagai keluhan dalam menaiki puncak kenikmatan dalam berhubungan seksual.

Salah satu masalah yang dihadapi banyak perempuan yang mengalami menopause ialah rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual dan menurunnya dorongan seksual. Hormon yang berkaitan dengan gangguan fungsi seksual itu adalah hormon testoteron dan esterogen.

Penurunan hormon testoteron menyebabkan dorongan seksual menurun. Gangguan juga terjadi pada reaksi vagina terhadap rangsangan seksual. Disisi lain, terjadi hambatan perlendiran vagina, sehingga perempuan yang sudah menopause mengeluh "kering" walaupun merasa terangsang.

Akibatnya, timbul rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual. Tentu saja rasa sakit ini akan mengganggu. Kalau hubungan seksual tetap dipaksakan, tentu akan menimbulkan akibat lebih buruk lagi bagi hubungan pribadi suami istri.

Caranya adalah konsultasikan masalah ini kepada dokter seksolgi untuk mendapatkan pemaparan lebih dalam lagi. Karena ini menyangkut masalah hormon penuaan yang membutuhkan penanganan khusus.

Namun bagi siapapun hendaknya kita tingkatkan kualitas hidup sehat secara menyeluruhan serta memperbaiki fungsi seksual yang kini mulai lemah karena disfungsi organ.


sumber : http://www.perempuan.com/new/index.php?aid=18328&cid=3&07%2F19%2F09%2C09%3A07%3A01

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda